6 Alasan Mengapa Telesales Masih Relevan di Industri Bisnis Modern

Sociomile


Penulis : Administrator - Kamis, 24 Agustus 2023
Ket. Foto: Ilustrasi - Telesales. Shutterstock.
Ket. Foto: Ilustrasi - Telesales. Shutterstock.

"Simak 6 alasan menarik mengapa telesales masih relevan sebagai pendekatan penjualan dalam industri bisnis modern hingga saat ini"

Bermula pada tahun 1950-an ketika teknologi telepon mulai berkembang, banyak perusahaan memanfaatkan teknologi ini dan berujung pada terciptanya pendekatan penjualan terbaru bernamakan telesales. Meskipun dunia bisnis sudah tidak lagi sama seperti zaman itu, siapa sangka ternyata telesales masih relevan hingga saat ini. Pada kenyataannya, telesales masih sering digunakan di industri bisnis modern, dan artikel ini akan menjelaskan kepada Anda mengenai alasan mengapa telesales masih relevan di pasar penjualan hingga saat ini.

Apa itu Telesales?

Telesales berasal dari kata “tele” yang berarti “jauh” atau “dalam jarak” dan “sales” yang berarti “penjualan”. Apabila menggabungkan kedua kata tersebut, maka secara mudahnya telesales memiliki arti sebagai cara atau proses untuk menjual produk atau layanan melalui komunikasi jarak jauh yang biasanya dilakukan dengan menggunakan telepon. Dalam telesales, tujuan utamanya adalah untuk meyakinkan calon pelanggan supaya membeli produk atau layanan yang ditawarkan oleh perusahaan.

Orang-orang yang melakukan telesales biasanya disebut sebagai telemarketer atau salesperson. Mereka harus memiliki keterampilan komunikasi yang kuat dan fleksibel. Lantaran, mereka harus bisa menjelaskan manfaat produk atau layanan kepada calon pelanggan secara mudah dan menarik. Tidak hanya itu, mereka juga ditugaskan untuk memberikan penawaran khusus, menjawab pertanyaan, serta mengatasi penolakan yang mungkin saja timbul dari calon pelanggan. Keterampilan yang mereka miliki ini tentu dibutuhkan untuk mencapai tujuan akhir dari telesales itu sendiri, yakni mencapai target penjualan dengan cara mempersuasi pelanggan agar membeli produk atau layanan yang ditawarkan.

Baca Juga: Pengertian dan Tugas Telesales dalam Bisnis

Jenis-Jenis Telesales

Berdasarkan jenisnya, telesales terbagi menjadi berbagai macam bentuk. Mulai dari perbedaan cara pendekatan hingga perbedaan target pasar yang seorang telemarketer tuju untuk melakukan proses telesales. Berikut beberapa jenis dari telesales yang mungkin belum Anda ketahui:

  • Outbound Telesales

Dalam situasi outbound telesales, seorang telemarketer atau salesperson akan mencari dan menghubungi calon pelanggan yang sekiranya masuk ke dalam prospek target pasar mereka untuk mengajukan penawaran produk atau layanan. Biasanya, telemarketer atau salesperson melakukan pemanggilan langsung kepada pelanggan yang datanya telah ada dan disiapkan sebelumnya.

  • Inbound Telesales

Beda halnya dengan outbound telesales, inbound telesales merupakan jenis telesales yang menuntut situasi di mana calon pelanggan yang menghubungi seorang telemarketer atau salesperson. Tugas seorang telemarketer dalam telesales jenis ini adalah untuk merespons panggilan masuk dan membantu calon pelanggan untuk memahami produk atau layanan yang ditawarkan sebelum melakukan pembelian. Tidak hanya itu, seorang telemarketer juga bertugas untuk merespons keluhan dan menciptakan jalinan antara pelanggan dan perusahaan.

  • Warm Calling

Telesales jenis warm calling merupakan telesales yang menyasar pada target pelanggan yang sebelumnya sudah memiliki hubungan awal atau pengetahuan tentang perusahaan. Dalam warm calling, seorang telemarketer atau salesperson dapat merujuk pada interaksi yang telah tercipta pada hubungan awal dan membangun panggilan berdasarkan konteks tersebut. Selain membuat panggilan terkesan lebih personal, telesales jenis warm calling juga cenderung lebih efektif karena ada minat pelanggan yang telah dibangun sebelumnya.

  • Cold Calling

Berbanding terbalik dengan warm calling, telesales jenis cold calling justru menyasar pada target pelanggan yang sebelumnya belum memiliki hubungan atau minat apapun dengan produk atau layanan yang ditawarkan. Dalam cold calling, calon pelanggan mungkin memiliki pengetahuan yang minim terkait perusahaan atau produk yang ditawarkan. Oleh karena itu, tujuan utama dari cold calling adalah untuk membangkitkan minat dan perhatian awal kepada calon pelanggan terkait produk atau layanan yang ditawarkan.

Baca Juga: Cold Calling, Cara Terbaru untuk Menggaet Pelanggan

Alasan Mengapa Telesales Masih Relevan

Perkembangan teknologi dan pergeseran perilaku konsumen telah membawa banyak perubahan dalam cara berinteraksi dengan pelanggan. Ditambah dengan munculnya berbagai pendekatan penjualan yang dinilai lebih efisien dan efektif, telesales perlahan-lahan juga menyesuaikan dirinya dalam persaingan industri bisnis modern. Meskipun begitu, terdapat beberapa alasan yang menjadi keunggulan dari telesales sehingga telesales masih relevan dalam industri bisnis modern. Simak beberapa alasan di bawah ini!

  • Interaksi Personal

Tidak bisa dipungkiri bahwa interaksi suara manusia memiliki daya tariknya tersendiri. Hal ini membuat telesales bersifat lebih personal dan dapat membangun kepercayaan dan koneksi yang lebih erat.

  • Penjelasan yang Komprehensif

Seorang telemarketer dalam telesales dapat memberikan penjelasan yang lebih komprehensif atau mendalam kepada calon pelanggan mengenai produk yang ditawarkan. Hal ini belum tentu bisa dicapai jika hanya melakukan penjualan melalui teks atau gambar saja.

  • Fleksibilitas dan Personalisasi

Telesales menciptakan adanya interaksi langsung antara telemarketer dan calon pelanggan. Hal ini memungkinkan seorang telemarketer untuk mengadaptasi pendekatan mereka berdasarkan tanggapan calon pelanggan, di mana dapat membuat personalisasi pesan yang lebih tinggi dan lebih intim.

  • Pengaruh Psikologis

Keterampilan komunikasi yang baik dan kemampuan untuk membaca reaksi verbal yang dimiliki oleh seorang telemarketer juga dapat membantu meningkatkan keputusan pembelian oleh calon pelanggan terkait produk atau layanan yang ditawarkan.

  • Tindak Lanjut yang Aktif

Dalam telesales, calon pelanggan dapat mengutarakan pertanyaan atau keluhan mereka secara langsung kepada telemarketer. Hal ini memungkinkan seorang telemarketer dapat memberikan tindak lanjut secara aktif kepada calon pelanggan.

  • Segmentasi Target

Melalui analisis data yang baik, perusahaan dapat mengidentifikasi prospek calon pelanggan yang paling cocok terhadap produk atau layanan yang mereka jual. Melalui telesales, perusahaan dapat menghubungi langsung calon pelanggan yang masuk ke dalam prospek tersebut.

Tingkatkan Penjualan Anda dengan Bantuan Ivosights

Meskipun begitu, penting untuk diingat bahwa telesales juga harus selalu bisa beradaptasi dengan perubahan tren dan menyesuaikan dengan preferensi konsumen. Strategi pemasaran dan penjualan yang sukses tentunya memerlukan telemarketer yang dapat diandalkan. Untuk itu, Ivosights dapat membantu Anda mencapai target penjualan yang Anda inginkan. Melalui Sociomile, platform khusus customer service besutan Ivosights, Anda dapat membuat telesales dan telemarketing perusahaan menjadi jauh lebih efektif dan efisien. Jika Anda tertarik, hubungi Ivosights sekarang juga!

Bagikan

Saatnya Meningkatkan Layanan Interaksi Pelanggan Bersama Ivosights!

Hubungi Kami