Occupancy rate dalam telesales adalah rasio waktu aktif agen telesales yang sebenarnya digunakan untuk berkomunikasi dengan pelanggan dibandingkan dengan waktu yang tersedia. Ini mengukur berapa banyak waktu yang digunakan oleh agen telesales untuk berbicara dengan pelanggan atau menjalankan tugas-tugas lain seperti memasukkan data, menunggu telepon, dll.

Kegunaan Occupancy Rate dalam Telesales

Berikut adalah 5 kegunaan Occupancy rate dalam telesales:

  1. Meningkatkan efisiensi kerja agen telesales: Occupancy rate membantu manajer telesales mengukur efisiensi kerja agen telesales dan memahami bagaimana waktu mereka digunakan selama shift.
  2. Identifikasi masalah: Jika occupancy rate rendah, manajer dapat mengidentifikasi masalah seperti waktu tunggu yang lama, tugas-tugas yang memakan waktu yang tidak perlu, dan memberikan solusi untuk meningkatkan efisiensi kerja.
  3. Meningkatkan produktivitas: Tingkat occupancy rate yang tinggi menunjukkan bahwa agen telesales bekerja dengan efisien dan produktif, membantu perusahaan mencapai target dan meningkatkan produktivitas.
  4. Penilaian kinerja: Occupancy rate dapat digunakan sebagai ukuran kinerja agen telesales dan membantu manajer telesales menentukan bonus, promosi, dan karir agen telesales.
  5. Optimalisasi waktu: Occupancy rate membantu manajer telesales memastikan bahwa waktu agen telesales digunakan secara optimal dan meminimalkan waktu yang tidak perlu. Ini membantu meningkatkan efisiensi dan produktivitas, serta memastikan bahwa target perusahaan dicapai.

Baca Juga: 6 Langkah Sukses Penjulan Telesales

Cara Menentukan Occupancy Rate Dalam Telesales

Occupancy rate dalam telesales dapat ditentukan dengan menggunakan rumus berikut:

Occupancy Rate = (Waktu Aktif agen telesales / Waktu Total Tersedia) * 100%

Waktu Aktif agen telesales adalah waktu yang sebenarnya digunakan oleh agen telesales untuk berbicara dengan pelanggan atau menjalankan tugas-tugas lain seperti memasukkan data, menunggu telepon, dll. Waktu Total Tersedia adalah waktu kerja total yang tersedia selama shift agen telesales.

Untuk menentukan occupancy rate, perusahaan harus melacak waktu aktif agen telesales dan mengalikan jumlah tersebut dengan waktu kerja total yang tersedia. Kemudian, hasilnya dapat dikalikan dengan 100% untuk menentukan occupancy rate dalam persentase.

Sebagai contoh, jika seorang agen telesales bekerja selama 8 jam sehari dan 4 jam diantaranya digunakan untuk berbicara dengan pelanggan, maka occupancy rate-nya adalah (4 jam / 8 jam) * 100% = 50%.

Metrik yang Digunakan Dalam Menentukan Occupancy Rate Telesales

Beberapa metrik yang digunakan dalam menentukan occupancy rate dalam telesales meliputi:

  1. Waktu aktif agen telesales: Waktu aktif agen telesales adalah waktu yang sebenarnya digunakan oleh agen telesales untuk berbicara dengan pelanggan, memasukkan data, menunggu telepon, atau melakukan tugas-tugas lain yang relevan. Waktu ini harus diambil kira dalam menentukan occupancy rate, karena hanya waktu aktif yang efektif yang dapat mempengaruhi hasil penjualan.
  2. Waktu kerja total: Waktu kerja total adalah waktu kerja yang tersedia bagi agen telesales selama shift. Ini termasuk waktu istirahat, makan siang, dll. Oleh karena itu, manajer harus memastikan bahwa waktu kerja total yang tersedia adalah waktu yang realistis dan memadai untuk mencapai target penjualan.
  3. Total panggilan: Total panggilan adalah jumlah total panggilan yang diterima oleh agen telesales selama shift. Ini berguna untuk mengukur produktivitas agen telesales dan memastikan bahwa mereka membuat jumlah panggilan yang dibutuhkan untuk mencapai target penjualan.
  4. Total waktu panggilan: Total waktu panggilan adalah waktu total yang digunakan oleh agen telesales untuk berbicara dengan pelanggan selama panggilan. Ini membantu manajer untuk mengukur efektivitas waktu yang digunakan oleh agen telesales dan memastikan bahwa waktu panggilan efektif digunakan untuk mencapai target penjualan.
  5. Durasi panggilan rata-rata: Durasi panggilan rata-rata adalah waktu rata-rata yang digunakan oleh agen telesales untuk berbicara dengan pelanggan selama panggilan. Ini membantu manajer untuk memastikan bahwa waktu panggilan efektif digunakan dan bahwa agen telesales menjalankan panggilan dengan efisien.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Telesales

Dengan memantau dan menganalisis metrik-metrik ini, manajer telesales dapat memastikan bahwa waktu agen telesales digunakan secara efisien dan produktif dan memastikan bahwa mereka dapat mencapai target penjualan yang diinginkan.

Tertarik Memiliki Layanan Telesales Profesional di Perusahaan Anda?

Ivosights melalui layanan Sociomile siap membantu Anda untuk mewujudkan tujuan bisnis. Dengan dukungan sumber daya manusia dan sistem yang profesional dan canggih, Ivosights akan membantu Anda dalam meningkatkan keuntungan bisnis.

Sistem contact center Sociomile dari Ivosights adalah sistem contact center dengan layanan terlengkap di bidangnya yang bertujuan untuk membantu suatu brand atau perusahaan berinteraksi dengan pelanggan melalui berbagai kanal secara efektif dan efisien, tidak perlu membuka berbagai platform yang berbeda-beda dalam satu waktu, Anda dapat melakukannya hanya melalui satu dashboard.

Sociomile mengintegrasikan 13 kanal digital dan voice dalam satu dashboard, terlengkap untuk sistem sejenis. Hal lain yang membuat Sociomile semakin menarik adalah bahwa Sociomile dapat dikostumisasi sesuai kebutuhan setiap perusahaan yang berbeda-beda.

Ivosights menyediakan beragam modul yang siap diimplementasikan sesuai workflow yang Anda inginkan, baik Dashboard, Flow Ticket, maupun Reporting yang dikembangkan secara cepat dengan dukungan tim lokal. Ayo hubungi Ivosights sekarang dan rasakan manfaat layanan Sociomile dari Ivosights segera!