Dampak Vanity Metrics pada Strategi Kampanye, Perbaiki dengan Digital Listening

Ripple10


Penulis : Administrator - Selasa, 12 September 2023
Ket. Foto: Ilustrasi - Digital Listening. Shutterstock.
Ket. Foto: Ilustrasi - Digital Listening. Shutterstock.

"Vanity metrics dapat berdampak buruk pada bisnis Anda, untuk itu perlu pencegahan dengan teknik tertentu, Anda dapat menggunakan digital listening untuk mencegahnya"

Saat menjalankan kampanye pemasaran atau bisnis online, melihat angka yang besar seperti jumlah pengikut di media sosial atau jumlah klik pada halaman web dapat membuat kita merasa senang. Namun, pertanyaannya adalah, apakah angka-angka ini benar-benar mencerminkan kesuksesan kampanye Anda? Inilah saatnya untuk membicarakan tentang "vanity metrics." Dengan mengenal vanity metrics, Anda akan mengetahui mana yang bisa disebut sebagai keberhasilan kampanye dan mana yang hanya sekadar angka kosong. Untuk mencegahnya, Anda dapat menggunakan digital listening tools.

Apa itu Vanity Metrics?

Vanity metrics adalah angka-angka atau statistik yang tampak mengesankan pada permukaan, tetapi sebenarnya tidak memberikan wawasan yang berarti atau tidak langsung berkontribusi pada tujuan bisnis Anda. Ini adalah angka-angka yang seringkali membingungkan dan dapat mengarah pada pengambilan keputusan yang salah dalam strategi kampanye.

Dalam definisi yang lebih sederhana, vanity metrics adalah angka yang membuat Anda merasa baik, tetapi tidak membantu Anda memahami sejauh mana kesuksesan kampanye Anda atau bagaimana hal itu memengaruhi tujuan bisnis Anda. Angka-angka ini bisa berupa likes di media sosial, jumlah pengunjung situs web, atau jumlah email yang dikirimkan.

Dampak Mengenal Vanity Metrics

Mengenal vanity metrics adalah langkah pertama yang sangat penting dalam mengembangkan strategi kampanye yang efektif. Ini karena:

  • Mengukur Kesuksesan yang Sebenarnya

Ketika Anda tahu apa yang benar-benar perlu diukur, Anda dapat menilai apakah kampanye Anda berhasil atau tidak. Karena ketika Anda hanya sekadar melihat angka-angka yang tidak mencerminkan keberhasilan, ini tidak akan berdampak apapun pada hasil kampanye dan bahkan hanya sekadar mengecoh.

  • Menghindari Keputusan yang Salah

Dengan mengandalkan vanity metrics, Anda mungkin membuat keputusan yang salah, seperti meningkatkan anggaran iklan hanya karena jumlah klik meningkat, padahal hasil bisnis tidak mengalami peningkatan. Dengan begitu, ini hanya akan membuang anggaran dan bahkan lebih parah lagi bisa memperburuk bisnis.

  • Menghemat Sumber Daya

Menghabiskan waktu dan sumber daya pada hal-hal yang tidak berarti bagi bisnis Anda hanya akan menghamburkan potensi Anda untuk fokus pada hal yang benar-benar penting. Fokus pada strategi yang tidak dapat meningkatkan penjualan hanya akan membuang waktu, sumber daya manusia, dan bahkan anggaran.

  • Meningkatkan Fokus pada Konversi

Dengan mengetahui metrik yang relevan, Anda dapat lebih fokus pada upaya konversi, yang akan menghasilkan hasil nyata untuk bisnis Anda. Dengan begitu, waktu dan strategi yang digunakan akan menjadi lebih efektif.

  • Meningkatkan Pengambilan Keputusan

Dengan memiliki wawasan yang lebih akurat tentang performa kampanye Anda, Anda dapat membuat keputusan yang lebih baik dan lebih efisien. Keputusan yang efisien dan tepat tentu dapat meningkatkan hasil bisnis.

Baca juga: Cara Mengidentifikasi Vanity Metrics dengan Digital Listening Tools

Ciri-Ciri Vanity Metrics

Agar lebih memahami vanity metrics, ada beberapa ciri khas yang bisa Anda kenali. Berikut adalah lima ciri utama vanity metrics:

  • Mudah Diubah tanpa Pengaruh Signifikan

Vanity metrics sering dapat dimanipulasi atau diubah dengan relatif mudah tanpa mengubah apa pun dalam strategi Anda. Sebagai contoh, mengumpulkan lebih banyak likes di media sosial dengan membagikan konten yang tidak relevan atau menggunakan taktik clickbait adalah tindakan yang mudah dilakukan, tetapi tidak berarti.

  • Tidak Terkait dengan Tujuan Bisnis

Data yang terindikasi vanity metrics tidak terkait dengan tujuan bisnis atau keuntungan jangka panjang. Jumlah likes pada postingan media sosial mungkin tampak baik, tetapi jika itu tidak menghasilkan peningkatan penjualan atau kesadaran merek, maka itu adalah vanity metrics.

  • Tidak Memberikan Wawasan yang Mendalam

Vanity metrics tidak memberikan wawasan yang mendalam tentang perilaku pelanggan atau dampak strategi Anda. Ini hanya memberikan gambaran permukaan tanpa memberikan pemahaman yang berarti.

  • Tidak Dapat Dikonversi Menjadi Keuntungan

Vanity metrics tidak dapat dengan langsung dikonversi menjadi keuntungan. Sebagai contoh, jumlah klik pada iklan mungkin besar, tetapi jika pengunjung tidak melakukan pembelian atau tindakan lain yang menghasilkan pendapatan, maka klik tersebut hanya menjadi angka kosong.

  • Berfokus pada Kuantitas Daripada Kualitas

Vanity metrics cenderung berfokus pada kuantitas, seperti jumlah like, share, atau pengikut, daripada pada kualitas interaksi atau hasil bisnis yang dihasilkan. Ini bisa membuat Anda terjebak dalam perburuan angka-angka tanpa mempertimbangkan dampak sebenarnya pada bisnis Anda.

Cara Menghindari Vanity Metrics

Menghindari jebakan vanity metrics memerlukan pemahaman yang baik tentang metrik yang relevan untuk bisnis Anda dan disiplin untuk tetap fokus pada metrik tersebut. Berikut adalah lima cara untuk menghindari vanity metrics:

  • Tentukan Tujuan yang Jelas

Buat tujuan yang jelas untuk kampanye Anda yang terkait langsung dengan tujuan bisnis Anda. Apakah Anda ingin meningkatkan penjualan, meningkatkan kesadaran merek, atau meningkatkan keterlibatan pelanggan? Tujuan yang jelas akan membantu Anda fokus pada metrik yang benar-benar penting.

  • Identifikasi Metrik yang Relevan

Identifikasi metrik yang paling relevan dengan tujuan Anda. Jika Anda ingin meningkatkan penjualan, metrik seperti tingkat konversi, nilai rata-rata pesanan, atau retensi pelanggan mungkin lebih relevan daripada jumlah likes di media sosial.

  • Gunakan Alat Analitik yang Tepat

Gunakan alat analitik yang tepat untuk melacak metrik yang Anda identifikasi. Platform seperti Google Analytics, Facebook Insights, atau alat analitik situs web lainnya dapat membantu Anda melihat performa kampanye Anda secara lebih mendalam.

  • Evaluasi Secara Berkala

Evaluasi secara berkala bagaimana metrik-metrik yang Anda pantau berkontribusi terhadap tujuan Anda. Apakah mereka membantu Anda mencapai tujuan bisnis Anda atau hanya menciptakan angka kosong?

  • Jangan Terjebak dalam Angka Besar

Jangan terjebak dalam perburuan angka besar. Ingatlah bahwa kualitas selalu lebih penting daripada kuantitas. Sebuah komunitas kecil tetapi terlibat dapat lebih berharga daripada ribuan pengikut yang pasif.

Dampak Vanity Metrics pada Strategi Kampanye

Akhirnya, mari kita bahas dampak konkret dari penggunaan vanity metrics pada strategi kampanye Anda. Dalam strategi kampanye, penggunaan vanity metrics dapat:

  • Membuat Keputusan yang Tidak Tepat

Jika Anda mengukur keberhasilan kampanye Anda hanya berdasarkan likes atau pengikut di media sosial, Anda mungkin membuat keputusan yang tidak tepat dalam alokasi sumber daya Anda.

  • Mengalihkan Fokus dari Tujuan Sebenarnya

Vanity metrics dapat mengalihkan fokus dari tujuan bisnis sebenarnya. Ini berarti Anda mungkin mengabaikan upaya yang lebih penting untuk meningkatkan konversi atau penjualan.

  • Mengurangi Kinerja Kampanye

Jika Anda terlalu fokus pada vanity metrics, Anda mungkin melewatkan masalah-masalah nyata dalam kampanye Anda yang dapat memengaruhi kinerjanya secara negatif.

  • Menghambat Pertumbuhan Bisnis

Penggunaan vanity metrics dapat menghambat pertumbuhan bisnis dengan mengarahkan sumber daya pada upaya yang tidak efektif.

  • Menyebabkan Kecemasan yang Tidak Perlu

Terlalu terpaku pada angka-angka yang tidak relevan dapat menyebabkan stres dan kecemasan yang tidak perlu dalam tim pemasaran.

  • Mengaburkan Visibilitas yang Sebenarnya

Penggunaan vanity metrics dapat mengaburkan visibilitas sebenarnya tentang seberapa baik kampanye Anda berjalan dan apa yang perlu diperbaiki.

  • Meningkatkan Biaya Perolehan Pelanggan

Jika Anda mengabaikan metrik yang berhubungan langsung dengan konversi, Anda mungkin akhirnya membayar lebih banyak untuk mendapatkan pelanggan baru.

  • Menghambat Inovasi

Ketenaran bisa menjadi penghambat inovasi jika tim Anda hanya mencari persetujuan dan likes daripada menciptakan solusi yang lebih baik.

  • Merugikan Reputasi Merek

Jika pengguna melihat bahwa Anda hanya peduli dengan jumlah pengikut atau likes daripada memberikan nilai atau solusi, ini bisa merugikan reputasi merek Anda.

Baca juga: Cara Menghindari Vanity Metrics Masuk ke dalam Report

Gunakan Digital Listening Tools untuk Identifikasi dan Perbaiki Vanity Metrics!

Dalam dunia pemasaran digital yang semakin kompleks, sangat mudah terjebak dalam angka-angka yang terlihat baik tetapi tidak memberikan nilai nyata. Vanity metrics adalah perangkap yang perlu dihindari jika Anda ingin mengembangkan strategi kampanye yang efektif. Mengetahui apa yang harus diukur dan menghindari penggunaan vanity metrics dapat membantu Anda mencapai tujuan bisnis dan mengukur kesuksesan dengan lebih akurat. Jadi, saat Anda mengevaluasi strategi kampanye Anda selanjutnya, pertimbangkanlah untuk melihat lebih dalam daripada sekadar angka-angka yang tidak berdampak.

Namun, Anda juga dapat menggunakan digital listening untuk mengidentifikasi vanity metrics. Digital listening dapat memungkinkan melihat dampak yang nyata pada pelanggan dan calon pelanggan di media sosial. Contohnya seperti, jika likes dam views nya banyak, Anda dapat menggunakan digital listening untuk mencari tau apakah share of voice atau brand awareness produk Anda memang tinggi. Jika tidak, maka likes dan views di media sosial Anda hanyalah vanity metrics. Dengan kata lain, digital listening tools dapat membantu Anda membuktikan data di lapangan.

Dengan digital listening Anda juga dapat melihat penyebab dampak dari meningkatnya likes dan views Anda. Contohnya, jika tiba-tiba likes dan views Anda meningkat, Anda dapat menggunakan digital listening untuk melihat apa yang menyebabkan hal ini terjadi, bisa saja perbincangan produk Anda di media sosial meningkat, menyebabkan produk Anda menjadi incaran publik. Dengan begitu Anda dapat melihat efektivitas kampanye Anda dan mengetahui apakah views dan like yang ada Vanity metrics atau bukan.

Terlepas dari itu semua, Anda juga harus memerhatikan produk digital listening yang andal. Tidak semua digital listening dapat mengambil data secara lengkap, bahkan penyajian datanya tidak selalu mudah dibaca. Karena ini perlu untuk memilih digital listening yang tepat, contohnya seperti Ripple10 dari Ivosights.

Ripple10 dapat menyajikan data yang mudah dibaca dan sangat lengkap, mulai dari top author, visualisasi sosiogram, waktu viral, geographic top author, dan masih banyak lagi. Tak hanya itu, Ripple10 juga dapat diintegrasikan dengan sistem CRM lain, contohnya seperti diintegrasikan dengan CRM Sociomile. Jika Anda tertarik atau memiliki pertanyaan lebih lanjut perihal Ripple10, silakan hubungi tim Ivosights segera dan buktikan kehebatannya!

Bagikan

Saatnya Meningkatkan Layanan Interaksi Pelanggan Bersama Ivosights!

Hubungi Kami