Ivosights Menyambut Era AI-Led Discovery dan Kebangkitan Owned Channel

Ivosights


Penulis : Administrator - Jumat, 26 Desember 2025
Ket. Foto: Ivosights Menyambut Era AI-Led Discovery dan Kebangkitan Owned Channel.
Ket. Foto: Ivosights Menyambut Era AI-Led Discovery dan Kebangkitan Owned Channel.

" Ivosights menyikapi tren AI-led discovery dan kebangkitan owned channel melalui solusi berbasis data dan AI untuk memperkuat strategi brand digital Indonesia"

Perkembangan lanskap digital marketing di Indonesia memasuki fase baru. Sebagaimana disoroti dalam laporan Marketing-Interactive mengenai arah pemasaran digital Indonesia ke depan, kecerdasan buatan (AI) kini tidak lagi berperan sebagai teknologi pendukung, melainkan telah menjadi fondasi utama dalam cara audiens menemukan, menilai, dan berinteraksi dengan sebuah brand.

CEO Ivosights, Elga Yulwardian, menilai fenomena ini sebagai sinyal kuat bahwa transformasi digital tidak lagi sekadar soal kehadiran di banyak kanal, melainkan tentang bagaimana brand mengelola data, percakapan, dan pengalaman pelanggan secara cerdas dan terintegrasi.

“AI telah mengubah discovery menjadi proses yang lebih personal, real-time, dan kontekstual. Brand yang mampu membaca percakapan publik, memahami sentimen, dan merespons dengan cepat akan menjadi pemenang di era ini,” ujar Elga.

AI Bukan Tren, Melainkan Infrastruktur Strategi Brand

Menurut Elga, salah satu pesan utama dari perkembangan ini adalah bahwa AI harus ditempatkan sebagai infrastruktur strategis, bukan sekadar fitur tambahan. Konsumen kini menemukan brand melalui berbagai AI surfaces, mulai dari pencarian berbasis AI, rekomendasi otomatis, hingga percakapan di kanal chat dan media sosial.

Dalam konteks ini, Ripple10 berperan sebagai fondasi bagi brand untuk memahami dinamika percakapan digital secara menyeluruh. Melalui pemantauan real-time terhadap isu, sentimen, dan tren, brand dapat memastikan bahwa pesan yang muncul di permukaan AI tetap relevan, akurat, dan selaras dengan persepsi publik.

“Tanpa pemahaman percakapan digital yang kuat, brand berisiko kehilangan kontrol atas narasinya di era AI,” tambah Elga.

Owned Channel Kembali Menjadi Aset Utama Brand

Laporan tersebut juga menyoroti kebangkitan owned channels sebagai respons atas meningkatnya biaya platform pihak ketiga dan kebutuhan akan kontrol data pelanggan. Fenomena ini sejalan dengan visi Ivosights dalam mendorong brand untuk membangun hubungan langsung, berkelanjutan, dan berbasis data dengan audiensnya.

Melalui Ivowaba (WhatsApp Business API), Ivosights memungkinkan brand menghadirkan pengalaman interaksi yang personal, otomatis, dan terukur di kanal yang paling dekat dengan konsumen. AI diterapkan untuk mengelola percakapan, memandu customer journey, hingga mempercepat proses konversi dan layanan.

“Owned channel bukan hanya soal kepemilikan kanal, tetapi tentang kepemilikan data, insight, dan relasi dengan pelanggan,” jelas Elga.

Operasional Cerdas untuk Ekspektasi Konsumen yang Semakin Tinggi

Seiring meningkatnya ekspektasi konsumen terhadap kecepatan dan kualitas respons, AI juga menjadi kunci dalam menjaga efisiensi operasional. Sociomile, sebagai solusi contact center omni-channel Ivosights, memanfaatkan AI untuk membantu brand mengelola volume interaksi yang tinggi tanpa kehilangan kualitas layanan.

Dengan pendekatan ini, brand tidak hanya mampu merespons lebih cepat, tetapi juga memastikan setiap interaksi tetap konsisten, relevan, dan berorientasi pada pengalaman pelanggan.

Keamanan Data sebagai Pilar Kepercayaan di Era AI

Di tengah masifnya penggunaan AI dan data, Elga menegaskan bahwa keamanan informasi dan reputasi digital menjadi aspek yang tidak bisa ditawar. Melalui Deep Ripple, Ivosights membantu organisasi memantau potensi kebocoran data, ancaman siber, serta eksposur informasi sensitif di deep web dan dark web.

“Kepercayaan adalah mata uang utama di era AI. Brand yang gagal melindungi data dan reputasinya akan kehilangan kredibilitas, secepat mereka kehilangan audiens,” tegas Elga.

Menyatukan Teknologi, Data, dan Nilai Kemanusiaan

Menutup pandangannya, Elga menekankan bahwa meskipun AI akan semakin dominan, nilai kemanusiaan tetap menjadi pembeda utama. Teknologi harus memperkuat empati, relevansi, dan kejelasan komunikasi. Bukan menggantikannya.

“Ivosights hadir untuk memastikan AI bekerja untuk manusia, bukan sebaliknya. Dengan menggabungkan data, teknologi, dan pemahaman mendalam terhadap perilaku audiens, kami ingin membantu brand tetap relevan, dipercaya, dan berdampak di tengah perubahan lanskap digital,” tutup Elga.

Tentang Ivosights

Ivosights adalah perusahaan berbasis teknologi informasi yang hadir memberikan layanan end to end solutions dalam pengelolaan dan peningkatan kepuasan pelanggan, serta memenangkan persaingan melalui teknologi digital. Ivosights merupakan satu-satunya perusahaan lokal yang memiliki berbagai platform yang dimiliki & layanan komprehensif dalam membantu perusahaan meningkatkan manajemen keterlibatan pelanggan di berbagai titik sentuh pelanggan. Saat ini Ivosights memiliki produk dan layanan teknologi: Ripple10 (Digital Listening Tool), DeppRipple (Dark Web Intelligent) Smart Command Center Builder, Ivonesia BPO (BPO Contact Center), Contact Center Tech Enabler diantaranya Sociomile (Omni-channel Customer Care), Robocall (Smart AI Talk), SocioBot (Smart AI Chat), SIP Trunk Provider, Premium Number Provider, dan WhatsApp Business API (META Business Solution Provider) yang dapat digunakan terpisah maupun komprehensif. Layanan teknologi Ivosights dapat diperoleh dengan menghubungi team Ivosights melalui email: [email protected] atau telepon (+6221) 229-022-18, WhatsApp +62 881-0120-70537 atau datang langsung ke kantor Ivosights di Jl. Tebet Raya No. 62, RT02/RW04, Tebet Timur, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, 12820.

Bagikan

Saatnya Meningkatkan Layanan Interaksi Pelanggan Bersama Ivosights!

Hubungi Kami