Salesperson telesales adalah seorang profesional penjualan yang bertugas untuk menjual produk atau jasa melalui kontak telepon. Mereka bertanggung jawab untuk mencari prospek potensial, melakukan presentasi produk, menjawab pertanyaan klien, dan membuat penawaran yang sesuai dengan kebutuhan klien. Salesperson telesales juga bertugas untuk mengidentifikasi lead potensial dan mengkonversi lead menjadi pelanggan aktif. Mereka harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik, kemampuan negosiasi, dan pemahaman yang baik tentang produk atau jasa yang dijual.

Cakupan Pekerjaan Salesperson Telesales

Cakupan pekerjaan Salesperson telesales meliputi beberapa tugas utama, diantaranya:

  1. Mencari prospek potensial: Salesperson telesales harus dapat mencari prospek potensial yang sesuai dengan produk atau jasa yang dijual, baik melalui pemasaran online, referensi dari pelanggan saat ini, atau melalui pemasaran tradisional.
  2. Melakukan presentasi produk: Salesperson telesales harus dapat menjelaskan produk atau jasa yang dijual dengan jelas dan efektif, serta menjawab pertanyaan klien.
  3. Negosiasi harga dan kondisi: Salesperson telesales harus dapat menawarkan harga dan kondisi yang sesuai dengan kebutuhan klien, serta mampu mengatasi objektif klien.
  4. Membuat penawaran: Salesperson telesales harus dapat membuat penawaran yang sesuai dengan kebutuhan klien, termasuk kondisi pembayaran dan pengiriman.
  5. Mengidentifikasi lead potensial: Salesperson telesales harus dapat mengidentifikasi lead potensial yang sesuai dengan produk atau jasa yang dijual dan mengkonversi lead menjadi pelanggan aktif.
  6. Mengelola data: Salesperson telesales harus dapat mengelola data prospek dan pelanggan dengan baik dan mengupdate informasi yang relevan dalam sistem CRM.
  7. Mencapai target penjualan: Salesperson telesales harus dapat mencapai target penjualan yang ditentukan oleh perusahaan dengan mengoptimalkan proses penjualan telepon.
  8. Melakukan laporan: Salesperson telesales harus dapat melakukan laporan aktivitas penjualan dan hasil yang didapat secara berkala.

Baca Juga: Pengertian dan Tugas Telesales dalam Bisnis

Apa Itu Call List Salesperson  Telesales?

Call list adalah daftar kontak yang digunakan oleh Salesperson telesales untuk mengontak prospek atau lead potensial. Call list ini biasanya berisi nama, nomor telepon, dan informasi kontak lainnya dari prospek yang diidentifikasi sebagai lead potensial yang sesuai dengan produk atau jasa yang dijual oleh perusahaan. Call list ini digunakan oleh Salesperson telesales untuk mengatur jadwal kontak dan mengontak prospek secara efektif.

Call list dapat diperoleh melalui berbagai cara, seperti melalui data yang diperoleh dari formulir kontak, survei, atau data online, referensi dari pelanggan saat ini, atau melalui pemasaran tradisional. Call list ini dapat diatur dan diurus dengan baik dengan menggunakan platform CRM (Customer Relationship Management) yang akan memudahkan Salesperson  telesales dalam melakukan kontak dan melacak aktivitas penjualan.

Cara Membuat Call List

Beberapa cara untuk membuat call list untuk keperluan telesales adalah:

  1. Menggunakan data dari formulir kontak: Data yang diperoleh dari formulir kontak yang diisi oleh prospek dapat digunakan untuk membuat call list.
  2. Menggunakan data dari survei: Data yang diperoleh dari survei yang dilakukan terhadap prospek dapat digunakan untuk membuat call list.
  3. Menggunakan data dari pemasaran online: Data yang diperoleh dari pemasaran online, seperti analitik web, dapat digunakan untuk membuat call list.
  4. Menggunakan data dari referensi pelanggan saat ini: Pelanggan saat ini dapat memberikan referensi prospek potensial yang sesuai dengan produk atau jasa yang dijual.
  5. Menggunakan data dari pemasaran tradisional: Data yang diperoleh dari iklan cetak, radio, atau televisi dapat digunakan untuk membuat call list.
  6. Menggunakan data dari platform CRM: Platform CRM dapat digunakan untuk mengumpulkan, mengelola dan menganalisa data prospek dan lead potensial, sehingga dapat digunakan untuk membuat call list.

Setelah call list dibuat, Salesperson telesales harus mengecek keakuratan data yang ada dan mengupdate informasi yang relevan dalam sistem CRM. Salesperson telesales harus mengatur jadwal kontak dan mengontak prospek secara efektif dan profesional.

Baca Juga: Kekurangan dan Kelebihan Telemarketing

Tips Membuat Call List

 Beberapa tips untuk membuat call list yang efektif adalah:

  1. Segmentasi data: Membuat segmentasi data berdasarkan kriteria seperti minat, kebutuhan, dan kemampuan finansial dapat membantu dalam menyaring prospek yang paling mungkin untuk menjadi pelanggan aktif.
  2. Validasi data: Memvalidasi data yang ada seperti nomor telepon, alamat email dan informasi kontak lainnya dapat memastikan bahwa data yang digunakan dalam call list valid dan dapat dihubungi.
  3. Update data: Mengupdate data secara berkala dapat memastikan bahwa Call List yang digunakan selalu up-to-date dan dapat digunakan dengan efektif.
  4. Menggunakan Platform CRM: Menggunakan platform CRM dapat membantu dalam mengumpulkan, mengelola, dan menganalisa data prospek dan lead potensial, sehingga dapat digunakan untuk membuat call list.
  5. Personalisasi: Menambahkan personalisasi pada call list seperti nama kontak, perusahaan atau industri, dapat membuat kontak dengan prospek lebih personal dan efektif.
  6. Prioritaskan: Prioritaskan prospek yang memiliki potensi yang lebih besar untuk menjadi pelanggan aktif dan fokus pada mereka dalam call list.
  7. Analisis: Melakukan analisis terhadap call list secara berkala dapat membantu dalam mengetahui tingkat konversi lead menjadi pelanggan aktif dan mengoptimalkan proses penjualan telepon.

Ingin Memajukan Bisnis Anda Dengan Dukungan Telesales Profesional?

Tertarik memiliki tim telesales untuk memajukan penjualan produk dan jasa dari perusahaan Anda. Jika iya, Anda berada di halaman yang tepat. Ivosights melalui layanan Sociomile siap membantu Anda untuk mewujudkan tujuan bisnis. Dengan dukungan sumber daya manusia dan sistem yang profesional dan canggih, Ivosights akan membantu Anda dalam meningkatkan keuntungan bisnis.