Pentingnya layanan BPO (Business Process Outsourcing) saat ini tidak bisa dipungkiri. Namun, untuk memastikan bahwa layanan BPO tersebut memenuhi standar industri yang ditentukan, dibutuhkan suatu sistem penilaian yang obyektif dan memadai. Salah satu sistem penilaian tersebut adalah sertifikasi ISO.

ISO (International Organization for Standardization) adalah organisasi internasional yang bertanggung jawab untuk pengembangan dan publikasi standar industri global. ISO memiliki beberapa standar yang spesifik untuk layanan BPO, seperti ISO 9001 untuk manajemen mutu dan ISO 27001 untuk keamanan informasi.

Sertifikasi ISO memastikan bahwa layanan BPO memenuhi standar industri yang ditentukan dan memberikan pelayanan yang optimal bagi pelanggan. Dalam artikel ini, akan dibahas mengenai standar penilaian ISO untuk layanan BPO dan bagaimana hal ini dapat membantu perusahaan dalam memastikan bahwa layanan BPO yang diberikan memenuhi standar yang ditentukan.

Apa itu ISO (International Organization for Standardization)?

ISO (International Organization for Standardization) adalah sebuah organisasi internasional yang bertanggung jawab untuk pengembangan dan publikasi standar industri global. ISO didirikan pada tahun 1947 dan berpusat di Geneva, Swiss. Saat ini, ISO memiliki lebih dari 160 anggota dari seluruh dunia.

ISO mempublikasikan berbagai standar industri yang meliputi bidang teknik, manajemen mutu, teknologi informasi, dan lainnya. Standar-standar yang diterbitkan oleh ISO membantu perusahaan dan organisasi dalam memastikan bahwa produk dan layanannya memenuhi spesifikasi dan kriteria tertentu yang ditetapkan oleh ISO.

Sertifikasi ISO menjadi tolok ukur bagi perusahaan dan organisasi untuk menilai dan memperbaiki kualitas produk dan layanan yang diberikan. Sertifikasi ISO juga membantu membangun kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan dan organisasi yang bersangkutan.

Baca Juga: Alasan Perusahaan Gunakan Jasa Perusahaan BPO

Fungsi ISO untuk Layanan BPO

ISO memiliki beberapa standar khusus untuk layanan BPO, yaitu ISO 9001 dan ISO 27001. Standar ini memiliki fungsi sebagai berikut:

Dengan menggunakan standar ISO, perusahaan dapat memastikan bahwa layanan BPO yang diterima memenuhi standar industri yang ditentukan dan memberikan pelayanan yang optimal bagi pelanggan. Sertifikasi ISO juga memastikan bahwa layanan BPO memiliki sistem yang transparan, akuntabel, dan memenuhi standar keamanan informasi yang ditentukan.

Baca Juga: Mengenali Pentingnya Peran ISO terhadap Layanan BPO Contact Center

Standar Penilaian ISO untuk Layanan BPO

ISO memiliki beberapa standar khusus untuk layanan BPO, yaitu ISO/IEC 20000 dan ISO/IEC 38500. Standar ini menilai beberapa aspek penting dalam layanan contact center, diantaranya:

Dengan menilai beberapa aspek penting tersebut, sertifikasi ISO memastikan bahwa layanan contact center memenuhi standar industri yang ditentukan dan memberikan pelayanan yang optimal bagi pelanggan.

Dapatkan BPO Contact Center Terbaik di Ivosights

Itu dia hal-hal yang bisa kamu ketahui dari ISO untuk contact center. Nah, untuk mendapatkan BPO Contact Center terbaik yang mengedepankan fitur-fitur bermanfaat dan juga customer service yang profesional, kamu bisa mengandalkan Ivosights!

Ivosights BPO Contact Center terhubung langsung dengan platform customer relationship management Sociomile yang dilengkapi 13 kanal lebih dalam satu dasbor. Sociomile juga menawarkan staf berkompetensi yang dilatih dengan appraisal motivation yang tentunya penting dimiliki oleh seorang agen telesales. Kami sudah mendapatkan sertifikasi ISO yang pastinya menjamin keamanan dan kredibilitas kami dalam bekerja melayani pelanggan.

Dengan dibantu fitur-fitur yang berguna, kamu akan mendapatkan layanan contact center paling efektif! Hubungi Ivosights sekarang juga dan rasakan perubahan pada perusahaanmu!