Tips Menghadapi Penolakan dalam Telemarketing

Sociomile


Penulis : Administrator - Jumat, 28 Oktober 2022
Ket. foto: Ilustrasi - Telemarketing. Shutterstock.
Ket. foto: Ilustrasi - Telemarketing. Shutterstock.

"Seorang telemarketing harus siap menghadapi tantangan, mulai dari target penjualan hingga penolakan. Dibutuhkan komunikasi yang baik untuk menghadapinya."

Seorang telemarketing harus siap dengan tantangan yang akan dihadapinya, seperti komunikasi dengan pelanggan melalui telepon, target penjualan hingga penolakan menjadi makanan sehari-hari. Dibutuhkan komunikasi yang baik untuk menghadapinya, mulai dari pendekatan, menyampaikan informasi hingga meyakinkan calon pelanggan. Pada artikel kali ini akan dijelaskan bagaimana cara atau tips menghadapi penolakan dalam telemarketing.

#1 Tanya Alasan

Ketika Anda mendapatkan penolakan, cobalah tanyakan alasan mengapa mereka menolak. Ada banyak alasan penolakan calon pelanggan terhadap produk atau jasa perusahaan Anda. Mulai dari produk tidak sesuai dengan kebutuhannya, harga mahal, atau bahkan berasal dari agen telemarketing yang mungkin melakukan kesalahan saat melakukan presentasi terhadap pelanggan.

Jika Anda sudah mengetahui alasan calon pelanggan menolak, Anda bisa menjadikan penolakan tersebut sebagai acuan untuk meningkatkan kualitas produk atau jasa Anda kearah yang lebih baik lagi.

#2 Penolakan Jangan dijadikan sebagai Fokus

Dalam telemarketing, penolakan jangan dijadikan sebagai fokus Anda. Sebagai seorang telemarketing fokuslah saat memberikan informasi kepada pelanggan, seperti fitur, keunggulan, manfaat, dan lain-lain. Selama calon pelanggan belum melakukan penolakan sebanyak lebih dari dua kali, Anda masih memiliki kesempatan untuk mengubah pikiran mereka.

#3 Pahami Jenis Penolakan

Seorang agen telemarketing harus mempelajari lebih dalam tentang jenis-jenis penolakan yang umum terjadi. Anda juga harus menguasai teknik atau cara untuk mengatasi berbagai macam penolakan yang sering terjadi.

#4 Jangan menyangkal

Sebagai agen telemarketing yang menjual produk atau jasa dengan harga yang mahal, akan lebih besar kemungkinan ditolaknya. Anda sangat dilarang untuk menyangkal pendapat mereka jika produk atau jasa yang Anda tawarkan tersebut mahal harganya. Setujui saja apa kata pelanggan dan pasang sikap dengan penuh empati. Hal yang penting lainnya yaitu, jangan lupa Anda jelaskan tentang keunggulan produk atau jasa tersebut agar mereka merasa produk atau jasa tersebut sebanding dengan harganya yang mahal. Bisa saja ketika ada pelanggan yang mengatakan bahwa produk dari perusahaan Anda sangat mahal harganya, berarti pelanggan tersebut bukan target market Anda.

#5 Gali

Apa maksud dari gali ini? Maksudnya adalah, ketika ada calon pelanggan yang menolak tawaran Anda, coba gali pengalam mereka lebih dalam. Tanya saja apakah mereka menggunakan produk atau jasa dari perusahaan lain. Biarkanlah mereka untuk mencerita pengalamannya kepada Anda. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan informasi fitur dan kelebihan produk dari kompetitor. Anda pun juga bisa mengetahui peta persaingan produk yang ditawarkan oleh mereka. Informasi-informasi tersebut bisa Anda kumpulkan dan bisa dijadikan sebagai acuan untuk bahan evaluasi produk atau jasa perusahaan Anda.

#6 Jangan Dipaksa

Ketika calon pelanggan memang benar-benar menolak tawaran Anda, biarkan saja. Anda jangan terus memaksa pelanggan tersebut untuk membeli produk atau jasa Anda. Jangan sampai mereka menutup telepon Anda dengan kesal. Hal itu akan sangat berpengaruh terhadap nama baik perusahaan Anda. Walaupun mereka tawaran Anda, Anda harus tetap meresponnya secara ramah dan jangan lupa mengucapkan terima kasih.

Itu dia tips untuk menghadapi penolakan dari pelanggan. Hal tersebut merupakan salah satu tantangan Anda sebagai agen telemarketing. Terpenting adalah Anda harus selalu bersikap ramah dan jangan mudah terbawa perasaan atau baper. Semoga tips ini bisa membantu Anda dalam mengembangkan kemampuan telemarketing ya.

Bagikan

Saatnya Meningkatkan Layanan Interaksi Pelanggan Bersama Ivosights!

Hubungi Kami