Dalam pemasaran, ketika ingin menentukan target penjualan, dibutuhkannya survei agar tidak salah sasaran. Survei biasa dilakukan untuk menentukan tempat, kategori usia, menentukan background, dan lain-lain. Namun, survei bukan hanya dibutuhkan untuk itu saja. Survei juga bisa di akhir ketika Anda telah membeli suatu produk atau jasa dari perusahaan untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan. Survei bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya menggunakan media telepon. Nah, pada artikel kali ini akan membahas tentang telesurvey atau survei dengan telepon.

Apa Itu Telesurvey?

Telesurvey atau survei dengan telepon adalah survei yang proses penelitiannya dilakukan melalui lewat telepon. Telesurvey juga merupakan salah satu bentuk modifikasi dengan cara khusus menggunakan telepon. Layanan ini didukung dengan data-data direktori yang didapat dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan untuk mempercepat dan mempermudah proses survei. Walaupun model survei ini menggunakan media telepon, survei ini tetap digunakan karena dianggap akurat melalui nomor telepon yang diambil dari pelanggan yang pernah melakukan transaksi.

Kelebihan dan Kekurangan Telesurvey

Setiap teknologi atau fitur, pasti ada kelebihan dan kekurangannya. Berikut ini adalah Kelebihan dan Kekurangan pada telesurvey:

Kelebihan

Pada kelebihan, agent telesurvey yang berpengalaman bisa fokus pada ucapan pelanggan dan memberikan pertanyaan-pertanyaan beserta menggaet informasi dari pelanggan. Tak hanya itu, agent juga bisa menilai seorang pelanggan dengan cara menafsirkan intonasi suara jawabannya apakah puas atau tidak puas.

Kelebihan pada telesurvey bisa didapatkan karena biaya yang relatif murah, mekanismenya mudah, tersedianya provider telekomunikasi yang bisa mewakili pelanggan tertentu. Kemudian, telesurvey juga memungkinkan adanya interaksi dengan pelanggan sehingga, jika pelanggan tidak pelanggan tidak memahami materinya, maka agent bisa memberikan penjelasan atas survei tersebut.

Kekurangan

Pada kekurangan, pelanggan bisa saja menutup telepon atau tidak mengangkat sama sekali untuk berbicara dengan agent. Tak hanya itu, agent juga tidak selalu menghubungi seseorang saat di rumah atau saat sedang di tempat kerja.

Kekurangan lainnya yaitu, agent tidak bisa mengetahui ekspresi pelanggan saat dalam menjawab pertanyaan, sehingga terkadang agent tidak mengetahui apakah pelanggan memberikan jawaban yang serius atau hanya dibuat-buat saja. Kemudian, waktunya yang terbatas sehingga materi surveinya cenderung kurang berbobot.

Cara Kerja

Cara kerja pada pada telesurvey yaitu, agent akan menelepon beberapa pelanggan untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan dari survei yang diminta. Sebagai agent telesurvey, Anda akan mengumpulkan beberapa pendapat untuk digunakan perusahaan dalam rencana bisnisnya. Survei ini juga dapat membantu untuk menentukan tingkat kepuasan pelanggan terhadap suatu produk atau jasa, meneliti respon dari warga lokal tentang kepuasan terhadap pemerintah, atau dapat melacak tentang gaya hidup masyarakat. Sebagai agent telesurvey, Anda akan menggunakan software komputer tertentu untuk merekam dan melacak respon terhadap pertanyaan.

Tugas agent telesurvey juga dapat mencakup dengan membuat perhitungan matematis berdasarkan jawaban yang diterima, entri data, manajemen basis data, melacak penyelesaian survei, dan mendokumentasikan masalah yang didapat dengan jajak pendapat. Agent telesurvey juga bisa bekerja dari berbagai tempat seperti call center, walaupun beberapa dapat bekerja dari jauh.

Nah, itu dia tentang telesurvey. Model survei mirip dengan survei-survei lainnya, namun menggunakan media telepon. Telesurvey dinilai cukup efektif dan juga biaya yang relatif murah serta mekanismenya yang mudah.