Ketahui Regulasi Aturan Email untuk Blast Marketing Disini!

Sociomation


Penulis : Administrator - Kamis, 16 Februari 2023
Ket. foto: Ilustrasi - Blast marketing. Shutterstock.
Ket. foto: Ilustrasi - Blast marketing. Shutterstock.

"sebelum melakukan email blast marketing, penting untuk memahami aturan dan etika yang sesuai untuk memastikan keberhasilan kampanye dan menjaga reputasi bisnis"

Blast marketing melalui email adalah salah satu bentuk digital marketing yang paling umum digunakan oleh banyak bisnis saat ini. Metode ini memungkinkan pengirim email untuk mengirim pesan secara massal ke pelanggan atau calon pelanggan dalam waktu singkat. Namun, sebelum Anda melakukan blast marketing melalui email, penting untuk mematuhi aturan dan etika yang sesuai untuk memastikan keberhasilan kampanye dan menjaga reputasi bisnis Anda.Dalam artikel ini, Ivosights akan membahas mengenai aturan email untuk blast marketing yang perlu Anda pahami dan terapkan.

Aturan Regulasi Email untuk Blast Marketing

Blast marketing melalui email merupakan metode marketing yang dapat dikatakan efektif dalam mencapai audiens dalam jumlah besar dan dapat memperluas basis pelanggan sebuah bisnis. Namun, Anda harus mematuhi regulasi dan aturan yang ditetapkan untuk email blast marketing agar tidak melanggar hukum dan etika dalam markerting sehingga reputasi brand atau bisnis Anda dapat tetap terjaga dengan baik..

Berikut ini adalah beberapa regulasi dan aturan yang harus diperhatikan dalam melakukan email blast marketing:

  • CAN-SPAM Act

Undang-Undang ini mengatur penggunaan email untuk kegiatan marketing dan menetapkan persyaratan tertentu untuk setiap pesan marketing yang dikirim melalui email. Beberapa persyaratan tersebut meliputi penggunaan subject line yang jelas dan tidak menyesatkan, alamat pengirim yang valid dan dapat diidentifikasi, dan penawaran opsi unsubscribe yang mudah diakses dan berfungsi dengan baik.

  • GDPR

General Data Protection Regulation adalah undang-undang privasi Uni Eropa yang melindungi privasi data pribadi konsumen dan memberikan mereka kontrol atas penggunaan data mereka. Jika Anda mengirim email blast marketing ke pelanggan di Uni Eropa, Anda harus memastikan bahwa Anda telah memenuhi persyaratan GDPR.

  • Etika email marketing

Aturan etika ini mencakup cara Anda mendapatkan daftar email Anda, seperti meminta persetujuan dari pelanggan untuk menerima email, dan mengirim email dengan frekuensi yang wajar dan relevan untuk pelanggan.

  • Daftar opt-in

Ini adalah daftar pelanggan yang secara aktif memilih untuk menerima email dari bisnis Anda. Jangan pernah mengirim email blast marketing ke daftar yang diperoleh dari sumber tidak sah atau tidak sah.

  • Mematuhi permintaan opt-out

Jika seorang pelanggan meminta untuk berhenti menerima email dari bisnis Anda, Anda harus mematuhi permintaannya dengan cepat.

  • Konten email yang tepat

Email blast marketing yang Anda kirim harus memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan tidak hanya berisi tentang penjualan atau promosi produk.

  • Memonitor performa kampanye

Anda harus memonitor performa email blast marketing Anda untuk memastikan bahwa email Anda dibuka dan direspons oleh pelanggan Anda. Hal ini dapat membantu Anda untuk mengevaluasi efektivitas dan memperbaiki apa yang perlu diperbaiki.

Baca Juga: Ini Cara Melakukan Blasting yang Efektif, Anti Spam! Wajib Tahu!

Cara Menaati Regulasi Email Untuk Blast Marketing

Untuk menghindari melanggar aturan dan regulasi dalam email blast marketing, berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda ikuti:

#1 Pastikan bisnis Anda memiliki daftar email blast marketing yang valid dan sah

Jangan membeli daftar email blast marketing dari sumber yang tidak dikenal atau yang tidak sah. Usahakan untuk selalu mendapatkan daftar email blast marketing dengan cara yang sah, seperti meminta izin dari pelanggan untuk menerima email blast marketing dari bisnis Anda.

#2 Gunakan subject line yang jelas dan menarik

Gunakan subject line yang jelas dan menarik, yang mencerminkan isi email blast marketing Anda dengan akurat. Jangan menggunakan subject line yang menyesatkan atau tidak sesuai dengan isi email blast marketing Anda.

#3 Sertakan opsi unsubscribe

Pastikan email Anda menyertakan opsi unsubscribe yang mudah diakses dan berfungsi dengan baik. Hal ini akan memungkinkan pelanggan untuk berhenti menerima email blast marketing dari bisnis Anda jika mereka tidak tertarik atau merasa terganggu dengan isi email blast marketing Anda.

#4 Jangan mengirim email blast marketing terlalu sering

Jangan mengirim email blast marketing terlalu sering, karena hal ini dapat membuat pelanggan merasa terganggu atau bahkan memblokir email bisnis Anda. Sebaiknya, kirim email blast marketing dengan frekuensi yang wajar dan relevan dengan kebutuhan dan minat pelanggan.

#5 Jaga konten email blast marketing Anda relevan dan menarik

Pastikan email blast marketing Anda memberikan nilai tambah bagi pelanggan Anda dan bukan hanya berisi penjualan atau promosi produk. Usahakan untuk menyajikan konten yang relevan, menarik, dan bermanfaat bagi pelanggan.

#6 Lakukan tes sebelum mengirim email blast marketing

Lakukan tes untuk memastikan email blast marketing Anda tampil dengan baik di berbagai perangkat dan platform email yang berbeda. Pastikan juga email blast marketing Anda tidak terlihat seperti spam atau terlalu banyak mengandung kata-kata atau tautan yang meragukan.

Baca Juga: 5 Industri yang Membutuhkan Jasa Blasting

Ingin Menerapkan Blast Marketing di Perusahaan Anda?

Ayo mulai kelola dan manfaatkan database pelanggan dengan platform pengiriman pesan secara otomatis, berbasis skenario multi-channel pertama di Indonesia dari Ivosights. Melalui platform Sociomation, Anda dapat melakukan re-engage database pelanggan, ini membantu Anda mendapatkan kembali prospek potensial penjualan dari pelanggan lama. Karena Anda sudah mengetahui apa yang mereka minati, ini memungkinkan Anda untuk mempersonalisasi komunikasi dengan pelanggan sehingga mereka merasa dihargai.

Melalui Sociomation dari Ivosights, Anda dapat mengirim pesan otomatis ke database pelanggan, berbasis skenario pengiriman. Anda dapat merancang skenario pengiriman pesan dengan menentukan alur kanal pengiriman pesan yang akan digunakan, serta kustomisasi pesan ke pelanggan. Lakukan perancangan skenario dengan mudah dan jalankan skenario kapan saja.

Sociomation akan memastikan pesan terkirim ke pelanggan melalui berbagai percobaan kanal pengiriman otomatis seperti yang telah diskenariokan sebelumnya. Beragam kanal pengiriman pesan diantaranya, Email, SMS, Twitter, Telegram, dan WhatsApp.

Bagikan

Saatnya Meningkatkan Layanan Interaksi Pelanggan Bersama Ivosights!

Hubungi Kami