3 Langkah Menerapkan Proactive Customer Service

Sociomile


Penulis : Administrator - Jumat, 18 November 2022
Ket. foto: Ilustrasi - Customer service. Shutterstock.
Ket. foto: Ilustrasi - Customer service. Shutterstock.

"Dengan menerapkan proactive customer service, perusahaan bisa menawarkan produk/jasa sekaligus mengidentifikasi masalah apa saja yang kerap dialami pelanggan"

Dalam bisnis, untuk melakukan pendekatan saat memberikan pelayanan kepada pelanggan, dibutuhkan agen customer service. Dalam customer service sendiri terdapat istilah proactive customer service atau layanan customer service yang proaktif. Artinya, sebuah strategi yang digunakan untuk memberikan pendekatan lebih dahulu kepada pelanggan, sebelum pelanggan menghubungi agen untuk meminta bantuan. Agen akan bertindak secara proaktif untuk membantu pelanggan dalam menyelesaikan permasalahan.

Dengan menerapkan proactive customer service, perusahaan bisa menawarkan produk atau jasa yang diminati pelanggan sekaligus mengidentifikasi masalah apa saja yang kerap dialami pelanggan. Hal ini tentu akan berdampak pada tingkat kepuasan pelanggan dan memberikan pengalaman yang baik. Ingin menerapkan proactive customer service? Berikut ini beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk menerapkan proactive customer service.

#1 Melakukan Survei

Dengan melakukan survei, Anda dapat mengetahui kebutuhan pelanggan. Anda tidak bisa mengetahui kebutuhan pelanggan hanya berdasarkan asumsi saja. Survei sendiri berguna untuk menjaring informasi yang akurat dari pelanggan dan mengelola data pelanggan tersebut untuk kebutuhan dalam mempersiapkan business development strategic.

Misalnya, Anda bisa memberikan pertanyaan seputar produk atau jasa Anda seperti fitur apa yang disukai, atau Anda juga bisa memberikan pertanyaan aspek apa yang diinginkan pelanggan untuk meningkatkan pengalaman belanja yang lebih baik. Setelah mendapatkan respon dari pelanggan, Anda bisa mengumpulkan jawaban-jawaban itu sebagai data untuk mendukung perkembangan bisnis Anda.

#2 Mengirim Newsletter

Cara kedua yang bisa Anda lakukan yaitu dengan mengirim pelanggan pesan newsletter melalui pesan elektronik atau email. Email newsletter ini berguna untuk memberikan informasi tentang perusahaan, campaign marketing yang sedang berjalan, info tentang produk terbaru, promosi, dan lain-lain. Dengan menggunakan newsletter, perusahaan bisa memberikan penawaran atau solusi bagi pelanggan. Namun, hati-hati jangan sampai email Anda dianggap sebagai spam.

#3 Memantau Aktivitas Pelanggan di Media Sosial

Langkah terakhir yang bisa Anda lakukan untuk proactive customer service adalah dengan memantau aktivitas pelanggan di media sosial atau social media monitoring. Perusahaan boleh saja memantau aktivitas pelanggan di media sosial asal tidak melanggar atau mengganggu privasi mereka. Hal tersebut bertujuan agar perusahaan tidak kehilangan peluang untuk memahami kebutuhan apa yang diinginkan oleh pelanggan.

Anda bisa melakukan pemantauan dengan melakukan riset di media seperti menganalisa hashtag dan keyword yang berhubungan dengan perusahaan. Dengan langkah ini, bukan tidak mungkin Anda akan mendapatkan user generated content (UGC) yang bisa digunakan untuk meningkatkan brand bisnis Anda.

Itulah tiga cara yang bisa Anda lakukan untuk menerapkan strategi proactive customer service. Walaupun proactive customer service bukanlah hal yang mudah untuk Anda lakukan, setiap agen perusahaan harus mampu dalam mewujudkannya. Strategi ini juga memerlukan banyak agen dan tentunya memerlukan biaya yang tidak sedikit. Untuk meningkatkan pelayanan bisnis Anda, bergabunglah bersama Sociomile.

Bagikan

Saatnya Meningkatkan Layanan Interaksi Pelanggan Bersama Ivosights!

Hubungi Kami